Home / Kriminal / Aktivis Aktikorupsi Demo KPK Minta Selidiki Anggaran DAK 2022 Dinas Kehutanan Jawa Timur

Aktivis Aktikorupsi Demo KPK Minta Selidiki Anggaran DAK 2022 Dinas Kehutanan Jawa Timur

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Sekelompok Mahasiswa Jawa timur yang mengatasnamakan Tunas Muda Jatim menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Aksi unjuk rasa tersebut disinyalir lantaran dugaan adanya temuan penyimpangan pada pengunaan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) TA 2022 di Dinas Kehutanan Jawa timur.

Dalam keterangannya, para demonstran mengaku sangat iba dan menyayangkan atas temuan tersebut yang mengarah pada inkonstitusional dan pelanggaran pada Perpres 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

“Sangat memperihatinkan jika nantinya temuan kami terkait penggunaan anggaran DAK dari pemerintah pusat ini terbukti ada penyelewengan. Karena bisa dipastikan banyak yang akan dipanggil KPK entah sebagai pelaku atau hanya saksi,” ucap Ali Maksum sekretaris Tunas Muda Jatim, Senin (1/8/22).

Ali menjelaskan bahwa setidaknya ada 49 M Dana Alokasi Khusus (DAK) yang digelontorkan Pemerintah Pusat ke Dinas Kehutanan Jawa timur yang diduga bermasalah dalam pengalokasiannya.

“Lebih kurang ada 49 M Dana Alokasi Khusus TA 2022 dari Pemerintah Pusat yang diberikan ke Dinas Kehutanan Jawa timur. Kami menduga bahwa anggaran besar tersebut sengaja dipecah-pecah atau dijadikan PL guna menghindari tender dan seleksi, dan parahnya lagi hal tersebut diduga diperuntukan untuk menyenangkan segelintir orang yang nyari makan di Dishut Jatim, katakanlah rekanan Dishut,” tambah Ali.

Aktivis asal Jawa Timur yang sedang kuliah di Jakarta ini mengaku bahwa track record Kepala Dinas Kehutanan yang pernah diduga terlibat dalam kasus korupsi di Kab. Tulung Agung menjadi semacam warning tersendiri dalam melakukan investigasi di Dinas Kehutanan.

“Dulu Pak Kadis ini kan pernah digeledah dan periksa KPK terkait kasus korupsi di Tulung Agung, nah… Ini menjadi semacam preseden tersendiri apakah KPK perlu melakukan audit investigasi atau tidak jika dirasa uang negara sebesar 49 M tersebut diduga terdapat penyelewengan,” kata Ali.

Ali mengaku siap bolak-balik melakukan aksi demonstrasi di Kantor KPK apabila tuntutannya tidak segera mendapat respon yang baik.

“Pokoknya tiap minggu kita satroni itu KPK, sampe nanti ada kejelasan untuk dilakukan audit dan pemeriksaan, apalagi teman-teman yang di Jawa timur katanya juga bakalan demo besok (Selasa, 2/8/22) di Kantor Dinas Kehutanan Jatim,” tutup Ali.

Facebook Comments

Check Also

Gelar Aksi Didepan Gedung Kejati, K-MAKI Desak Usut Penundaan Audit Sebabkan Tak Terungkapnya Korupsi di PT Pusri

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0Dugaan korupsi ekspor pupuk PT Pusri diduga merugikan negara ratusan milyar rupiah …