Home / Seputar Daerah / Gubernur Sumsel Perbolehkan Mudik Namun Sekda Palembang Melarang

Gubernur Sumsel Perbolehkan Mudik Namun Sekda Palembang Melarang

Komline, Jakarta- Warga kota Palembang, Sumatera Selatan dilarang untuk mudik lantaran saat ini wilayah tersebut menjadi zona merah karena kasus penyebaran Covid-19 mengalami lonjakan.

Selain itu, penyebaran Covid-19 di Palembang sampai saat ini sudah merebak di 62 kelurahan. Kecamatan paling tinggi penambahan kasus, di antaranya berada di Kecamatan Ilir Barat 1, Palju dan Sukarami.

“Kawasan zona merah diminta untuk pasang spanduk pemberitahuan agar warga mengetahui jika penyebaran kasussnya tinggi. Kita juga sudah mendirikan posko PPKM untuk memantau perkembangan penyebaran virus Corona,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) kota Palembang Ratu Dewa.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru berpendapat lain. Ia tak melarang masyarakat di wilayah untuk melakukan aktivitas mudik saat perayaan Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Masyarakat tetap diperbolehkan mudik dengan melampirkan bukti hasil tes kesehatan baik rapid antigen maupun GeNoseC19 di setiap posko penyekatan.

“Penyekatan ini bukan berarti tidak boleh melintas, tetapi bentuk kita mengontrol masyarakatnya, mereka yang berpindah antar kabupaten akan diminta untuk menyerahkan bukti tes kesehatan baik antigen ataupun GeNose,” kata Herman.

Herman mengaku telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 25 tahun 2021 untuk aturan mudik.

Aturan penyertaan hasil kesehatan antarkota dan Kabupaten akan dimulai pada H-7 sampai H+7 Lebaran.

“Nilai-nilai peribadatan tidak boleh hilang. Ini ciri khas Sumsel yang humanis dan kearifan lokal yang harus dijunjung tinggi tidak hilang. Jadi petugas di lapangan akan dibekali masker dan rapid test,” ungkapnya.

Facebook Comments

Check Also

Bobby Adhityo Rizaldi: Benny tidak mewakili rakyat Papua

Komline, Jakarta- Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi meyakini China tidak akan merespons …

%d bloggers like this: