Home / Berita Tokoh / Masinton Pasaribu Mengkritisi Pengawasan Bapas Dalam Program Asimilasi Dan Integrasi Narapidana Terkait Pencegahan Penyebaran Virus Corona.

Masinton Pasaribu Mengkritisi Pengawasan Bapas Dalam Program Asimilasi Dan Integrasi Narapidana Terkait Pencegahan Penyebaran Virus Corona.

Komline, Jakarta- Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI 12/5/2020 .
Dalam rapat itu, anggota DPR dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu mengkritisi mengenai pengawasan Bapas dalam program asimilasi dan integrasi narapidana terkait pencegahan penyebaran virus corona .

“Dari 39.273 napi yang menerima program ini memang hanya 95 di antaranya yang kembali mengulang pelanggaran. Namun, dari angka itu ada kejahatan fatal hingga melakukan pembunuhan. Terhadap napi asimilasi yang katanya ramai sekarang di Medan itu lakukan mutilasi nah ini kan munculkan kekhawatiran sendiri ke masyarakat,” katanya.

“Bahwa presentasi 0,24 persen, tapi dari presentasi 0,24 persen ini beberapa lakukan pelanggaran yang fatal, nah ini kan menandakan bahwa aspek pembinaan terhadap warga binaan itu belum bisa menjadi ukuran standar orang melakukan perbuatan baik,” sambungnya.
Masinton mengatakan, ketika diberikan kesempatan keluar dengan asimilasi tapi melakukan kejahatan berupa pembunuhan hal itu menunjukkan ada ketidaktelitian dari pengawasan program ini.
Sehingga, bahwa ada ketidaktelitian petugas pemasyarakatan ketika lakukan record kepada warga binaan yang berpotensi melakukan perbuatan. Pertimbangan asimilasi integrasi harus berdasarkan record didalam rekam jejak.
“Dengan adanya beberapa napi yang mengulangi perbuatannya meski persentase kecil, tapi baiknya melakukan proses pembinaan lebih baik. Serta adanya evaluasi dari pengawasan napi yang dapat asimilasi ini. Bahwa warga binaan yang diberikan asimilasi integrasi itu harus benar-benar tak ulangi perbuatannya,” jelasnya.

Facebook Comments

Check Also

Peringati 10 November, Harda Belly Ajak Masyarakat Apresiasi Nakes Sebagai Pahlawan Kesehatan

Jakarta– Momentum peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November, Ketua PW Pemuda Muslimin …

%d bloggers like this: