Home / Peristiwa / Oknum Pelayanan di Puskesmas Muara Enim: Tidak Punya Uang Tidak usah berobat

Oknum Pelayanan di Puskesmas Muara Enim: Tidak Punya Uang Tidak usah berobat

Komline, Jakarta- Sungguh miris apa yang terjadi pada Puskesmas Muara Enim lantaran ada seorang warga yang ingin berobat tapi tidak punya uang malah diusir oleh oknum puskesmas Muara Enim.

Pusat Kesehatan Masyarakat atau dikenal dengan istilah sebutan PUSKESMAS Merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya. Puskesmas diatur kembali dengan Peraturan Menteri Kesehatan yang baru yaitu Permenkes 43 tahun 2019 tentang Puskesmas.

Permenkes 43 tahun 2019 tentang Puskesmas menyebutkan bahwa Puskesmas adalah Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Faskes). Fasilitas Pelayanan Kesehatan adalah suatu tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan/atau masyarakat. Puskesmas mempunyai tugas melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya.

Melihat kejadian seperti itu, pihak puskesmas Muara Enim seakan melawan apa yang pemerintah Muara Enim jalankan yaitu berobat gratis bagi semua masyarakat Muara Enim, tapi berbeda yang dilakukan oleh oknum puskesmas tersebut yang berinisial EN.

Dikatakan Ruslan, selaku warga Desa Kepur yang hendak berobat kepuskesmas Muara Enim malahan diusir oleh oknum puskesmas tersebut. “Aku mau berobat buk tapi tidak bawak uang,” ujarnya.
Tapi pekerkataan dirinya langsung di bantah dan malah diusir.
“Kalu katek duit, dak usah berobat pak,” katanya menirukan perkataan Si Oknum tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Ruslan, karena dirinya tidak punya uang, meminjam kepada temannya dan mulai diberi obat oleh oknum tersebut dengan biaya sebesar Rp. 10.000 (sepuluh ribu rupiah).
“Pas bayar, karna uang yang kupinjam Rp. 100.000 disuruh nukar dulu oleh oknum tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, situasi dipuskesmas Muara Enim hanya sedikit para PNS yang bekerja hanya ada beberapa orang Honor. Bahkan kepala Puskesmaspun tidak ada ditempat.
“Bahkan oknum tersebut berkata, sebenarnya pak, jam segini kita sudah tutup,”ujar Alan menirukan perkataan oknum tersebut.

Padahal, lanjut Ruslan, dirinya berobat didampingi rekan satu propesinya jurnalis yaitu kira – kira pukul 11:10 wib, hari Selasa tanggal 27/07/2021.

Terpisah, Kepala puskesmas serta kepala Dinas Kesehatan Muara Enim Selamat Oku ketika hendak dijumpai dikantornya sedang tidak ada dan saat dikonfirmasi melalui via telpon belum ada tanggapan.

Facebook Comments

Check Also

Kinerja Positif Bupati Dodi Reza Selalu Jadi Sorotan Media, Anugerah Humas Indonesia Nobatkan Bupati Dodi Reza Sebagai Kepala Daerah Terpopuler di Media Digital

Komline, Jakarta- Nyata dan konkrit, kesan itulah yang tampak dari kinerja Bupati Dr Dodi Reza …

%d bloggers like this: