Home / Berita Tokoh / Presiden Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Begini Respon Ratu Dewa

Presiden Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Begini Respon Ratu Dewa

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pasca pernyataan Presiden Jokowi terkait pelonggaran pemakaian masker bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan hari ini, Pemerintah kota Palembang pun turut mendukung keputusan tersebut.

Hal tersebut seperti diungkap Ratu Dewa Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang dilansir dari laman Sripoku.com.

“Karena ini pernyataan resmi presiden, Kita patuhi dan ikuti sembari nunggu surat resmi dari pusat,” ungkapnya.

Selain itu hal serupa juga diungkap Babinpotdirga SMH Serka Bambang.

“Kalau di Palembang belum ada ketetapan, kalaupun gak makai juga gak ada yang negur,” ungkap Serka Bambang saat dikonfirmasi Selasa malam.

Diketahui presiden Joko Widodo baru saja mengeluarkan pernyataan resminya terkait aturan baru penggunaan masker di tempat umum, Selasa (17/5/2022).

Dalam pernyataannya itu presiden telah memperbolehkan masyarakat untuk tidak lagi memakai masker di luar ruangan.

“Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker,” kata Jokowi dalam pernyataan persnya, Selasa, (17/5/2022).

Presiden Jokowi pun mengumumkan diperbolehkannya masyarakat untuk tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Meski demikian, belakangan masyarakat khususnya di kota Palembang memang terlihat sudah banyak yang mulai tak memakai masker saat berada di luar ruangan terbuka.

Seperti di pasar tradisional maupun di beberapa tempat wisata misalnya di alun-alun kota Benteng Kuto Besak Palembang.

Menurut Ahli Epidemiologi dari Unsri Iche Andriani Liberty, memang penurunan kasus sudah terjadi sejak dua bulan terakhir, vaksinasi bertambah cakupannya dan yang menonjol penambahan kasus harian tinggal sedikit.

“Tapi masih ada penambahan, maka tetap harus hati-hati.

Kita masih harus hati-hati, karena kita tidak bisa memprediksi kedepannya akan ada varian yang seperti apa,” kata Iche Andriani Liberty saat dikonfirmasi, Selasa (17/5/2022).

Menurutnya, dilihat dari beberap negara, pernah longgar namun akhirnya mengencangkan kembali. Jadi tetap harus hati-hati.

Untuk itu masyarakat bebas memilih mau tetap disiplin protokol kesehatan (Prokes) atau mau melepaskan masker.

“Seperti yang sudah sama-sama kita ketahui manfaatnya memakai masker banyak, bukan untuk Covid-19 saja melainkan penyakit lainnya juga bisa dicegah dengan tetap memakai masker,” ungkapnya

Menurutnya, yang memilih longar tetap hati-hati, sebab longarnya ini di luar ruangan, tetap jaga jarak, tidak berkerumun dan tidak padat.

Longgar tapi ada tetapinya ini yang harus dipahami.

Bagi lansia, yang punya komorbid dan anak-anak sebaiknya tetap memakai masker. Terlebih yang belum vaksin lengkap sampai booster.

Artinya tangunjawab pada individu masing-masing, ketika tangunjawab ini diserahkan kemasyarakatan diharapkan masyarakat lebih bijak dan cerdas. Boleh longar tapinya masih banyak loh. Apalagi lagi yang tidak sehat.

Terlebih cakupan vaksinasi belum merata di seluruh Indonesia, belum semuanya mencapai target terlebih mobilitas masyarakat masih tinggi. Jangan sampai pendatang yang membawa virus.

Facebook Comments

Check Also

PKNU Siap Beri Gelar Doktor Honoris Causa; Sebut Puan Memiliki Kinerja Bagus

google.com, pub-5445025501323118, DIRECT, f08c47fec0942fa0Pukyong National University (PKNU), Korea Selatan, akan menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa …