Home / Seputar Daerah / WARGA GUGAH LAHAT PERBAIKI KERUSAKAN JALAN POROS DARI HASIL SUMBANGAN MASYARAKAT

WARGA GUGAH LAHAT PERBAIKI KERUSAKAN JALAN POROS DARI HASIL SUMBANGAN MASYARAKAT

Komline, Jakarta- (6/10), Ruas jalan Poros Kelurahan Gunung Gajah sepanjang lebih dari 1 KM, dimulai dari Jalan Simbolon Pertigaan jalan exs Lapangan sepak bola PJKA hingga dampai ke gerbang Jalan Aster Microwave exs Telkom Lahat,hari ini memasuki hari ke Tiga dalam pengerjaan perbaikan menambal sulam kerusakan jalan dan lobang dengan Cor Semen akibat dari penggalian proyek pipa induk PDAM Lahat.

Hari pertama pengerjaan perbaikan tambal sulam ini sudah dimulai dilakukan sejak hari Minggu(3/10/21) yang lalu, hari pertama dan kedua saat dimulai pengerjaan sudah mencapai kurang lebih sepanjang 500 meter, dan hari ini Insha Allah Selasa 5/10/21 para sukarelawan pekerja dari masyarakat yang melaksanakan pengerjaan ini akan menambal sulam jalan yang rusak dan berlobang tersebut dimulai dari perempatan Gereja HKBP Gunung Gajah hingga sampai ke Pertigaan simpang exs Lapangan sepak bola PJKA yang diperkirakan juga sepanjang kurang lebih 500 meter setelah kemarin dihari ke Dua finishing di perempatan SMPN 1 Gunung gajah Lahat.

Seperti yang disampaikan oleh tokoh masyarakat Heri Widodo selaku kordinator pengerjaan dan juga ketua RW 01 Kelurahan Gunung Gajah yang diminta konfirmasi disela saat suasana rehat makan bersama dilokasi pengerjaan depan SMPN 1 kemarin, ini murni seluruh pendanaan untuk belanja bahan dan material yang diperlukan adalah sumbangan dari masyarakat gunung gajah dan dari para donatur yang sama sekali tidak mengikat, ada yang nyumbang bahan langsung seperti Semen,Pasir,koral, ada juga yang menyumbang dengan memberikan Uang,makanan ,air mineral dsb, yang jelas kita sama sekali tidak mengikat apalagi memaksakan harus menyumbang, betul betul murni dari inisiatif warga dan pengguna jalan yang berhenti mampir saat melintas dilokasi pengerjaan ,lanjut Heri widodo.

Pemerhati sosial yang juga warganet Lindung Aritonang salah satu warga Gunung gajah yang juga saat itu ikut terlibat dalam gotong royong pengerjaan mengemukakan, Seperti yang terlihat sendirilah, jalan poros Gunung gajah ini sebelumnya selama 2 Periode saat kepemimpinan Bupati sebelumnya, selalu dalam kondisi yang baik,tak jarang selalu ada perbaikan tambal sulam jika sudah terlihat ada kerusakan disana sini, sebelum adanya Penggalian pipa Induk yang dilakukan Tahun lalu Jalan poros ini tidak seperti saat sekarang ini, Disepanjang jalan diatas galian pipa Induk proyek PDAM ini setelah penggalian mengalami kerusakan,lubang disana sini dan diperparah lagi saat hujan mengguyur, genangan air yang kadang menutupi lubang seringkali membuat celaka para pengendara yang melintas dijalan ini kata Lindung.

sebelumnya masyarakat Gunung gajah ini sangat berharap akan ada perhatian dan kepedulian dari Pejabat Pemerintah instansi terkait, apalagi pak Bupati CIk Ujang dan pejabat lainya sudah sering melihat kondisi Jalan ini ,terlebih lagi saat rombongan para pejabat melintas menghadiri acara Lounching Taman Puncak Gugah beberapa waktu yang lalu, namun hingga sampai saat kami kerjakan ini seakan memang Pemerintah saat ini tidak peduli dengan kondisi jalan poros Gunung Gajah ini lanjut Lindung mengahiri pembicaraan.

Lain lagi saat pewarta menghampiri dan mewawancari beberapa pengguna jalan yang melintas saat mereka berhenti untuk memberikan Donasi berupa beberapa Duz Air mineral, mereka semua sangat kecewa dengan pemerintahan saat ini, “kalau jalan poros umum saja yang rusak warga masyarakat yang memperbaiki Terus Uang Pajak PBB dan lain lain dari kami masyarakat itu di kemanakan? di korupsi !!? lanjut warga sambil menstarter kendaraan R.2 nya beranjak pergi, dan yang menarik adalah ucapan dari salah satu warga masyarakat yang tak mau disebut namanya dalam bahasa daerah Lahat yang kental dengan sedikit nada agak keras dan sedikit kesal dari atas motornya berteriak mengucapkan ” Ude !! Bangaai pokoknye Lahat ni, uji Bercahaya!? bercahaya tuapenye yang bercahaya, jaooh gi lemak jaman Bupati sebelumnye (Aswari) Sayang nian nga Lahat ame die, hidup Wari !! ucapnya disambut gelak tawa riuh riah para relawan pekerja yg baru saja selesai makan siang bersama sebelum melanjutkan kerja. Saat berita ini diterbitkan,terlihat para pekerja sosial warga Gunung Gajah RW.01 Lahat masih berkerja melaksanakan pengerjaan lanjutan.

Facebook Comments

Check Also

Diterima Langsung Oleh Bupati PALI, PT. EPI Hibahkan Lahan untuk SD dan SMP

Komline, Jakarta- Meskipun operasional PT Energate Prima Indonesia (EPI) yang mempunyai dermaga khusus batubara di …

%d bloggers like this: